Perlindungan Bagi BMI Taiwan

  • Post author:
  • Post published:15 Oktober, 2016
  • Post category:Tak Berkategori
  • Post comments:0 Comments

HAPUS PERPANJANGAN KONTRAK HARUS PULANG
Pada bulan Agustus parlemen baru di Taiwan di bidang ketenagakerjaan mengeluarkan kebijakan baru untuk Tenaga Kerja Asing ( TKA ) yaitu “ HAPUS ! PERPANJANG KONTRAK HARUS PULANG “.
Kebijakan tersebut disambut baik oleh seluruh TKA khususnya buruh mirgan Indonesia dan memberikan dukungan untuk segera di sahkan dan di berlakukan, karena kebijakan tersebut sangat berpihak kepada TKA.

hak-buruh
Menyikapi hal tersebut berbagai Organisasi, Paguyuban, Perkumpulan yang ada di Taiwan sepakat untuk mendorong segera disahkanya aturan itu. Namun agen-agen di Taiwan melakukan penolakan dangan dalih bahwa pekerja migran akan kehilangan kesempatan cuti pulang dan tetap bekerja di Taiwan tanpa mengunjungi keluarga. Namun kenyataanya adalah banyak BMI memilih untuk menjadi Overstay dan menjadi illegal di Taiwan karena menghindari potongan baru lagi. Selain itu undang-undang ketenagakerjaan di Taiwan memberikan hak cuti pulang kepada setiap TKA di Taiwan.

KDEI sebagai perwakilan dari pemerintah Indonesia justru tidak mendukung adanya aturan ini dan tidak memberikan pelayanan yang menyakinkan praktik overcharging dihentikan dan membuka sistem pengaduan bagi korban Overcharging. Kami melihat bahwa sistem ikatan dengan PJTKI/Agen tidak membuat buruh migran merasa aman dan justru membuat keamanan dan jaminan kerja buruh migran terancam.

Selain itu pemerintah Indonesia dalam hal ini Bapak Menteri Tenaga Kerja Indonesia harus menyakinkan Buruh migran di Taiwan bisa mendapatkan hak libur sehari dalam seminggu dan tidak boleh diganti uang. Hal ini untuk menyakinkan dalam menjmain keselamatan, dan kesehatan buruh migran.
Dukung aksi teman-teman di Taiwan dengan membuat hastag :
#HapusJeratPJTKI_TerhadapBMI
#KontrakMandiriNow

Tinggalkan Balasan