SIARAN LANGSUNG ERWIANA, DI RADIO REPUBLIK INDONESIA JAKARTA

  • Post author:
  • Post published:14 Januari, 2018
  • Post category:Tak Berkategori
  • Post comments:0 Comments

Siaran langsung Erwiana di RRI Jakarta, dengan topik ” Perjalanan Hidup Mantan Buruh Migran Indonesia di Hong Kong Erwiana”

Pagi ini pukul 08.00 hingga pukul 09.00, Erwiana bercerita tentang kisah hidupnya selama menjadi buruh migran di Hong Kong. Berawal dari keinginannya untuk kuliah dengan harapan dapat membangun masa depan yang lebih baik. Kondisi keluarga yang hanya buruh tani, tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga memaksa Erwiana terpaksa menjadi buruh migran.

Akan tetapi Erwiana bernasib tragis, dia di aniaya oleh majikannya dipukul kepalanya sampai otaknya bengkak, wajahnya hancur dicakar, ditonjok giginya sampai patah, dan tulang hidungnya retak, ditarik dari tangga sampai tulang belakang patah, di telanjangi dan dimandikan dan dikipas angin pada saat musim dingin. Selain itu juga selama bekerja 8 bulan, tidak digaji, tidak diberi libur, tidak diberi makan, tidur digudang dilantai, hanya diperbolehkan tidur 3-4 jam, dan ketika tidak berdaya Erwiana di pulang ke Indonesia, agar tidak kelihatan kalau dirinya di aniya, dari jam 13.00 siang sampai jam 17.00 sore.  Sebelum Erwiana dipulangkan, terlebih dahulu dia di dandanin, disuruh latihan jalan, dipakaikan baju 5 layer biar kegiatan gemuk, dan dipakaikan pampers oarng dewasa karena gak mungkin bisa kekamar mandi, karena untuk membuka celana saja tangannya tidak mampu. Akhirnya Erwiana ditolong oleh salah saru BMI yang kebetulan pulang ke Indonesia.

Kemenangan Erwiana Sulistyaningsih, Adalah Kemenangan Seruluh Buruh Migran Indonesia, kesabaran Erwiana yang menunggu kasusnya selama 3 tahun bukanlah hak yang mudah, sampai kasus penganiayaan yang dia alami boming sampai dan 5000 orang dari berbagai kalanagan (individual, organisasi, jaringan, lembaga  dibawah payung  AMCB – IMA – JBMI turuh kejalan menyuarakan Justice For Erwiana, Justice For All Migran. Erwiana, mantan Buruh Migran Indonesia yang menjadi korban penyiksaan memenangkan tuntutan ganti rugi di Pengadilan Hong Kong. Hakim mengabulkan tuntutan Erwiana dengan diganti rugi HKD 809.430 (Dollar Hong Kong).

“Kemenangan Erwiana ini bukan hanya soal nominal, tapi juga untuk memberikan semangat kepada teman-teman yang sedang berjuang juga,” ujar Erwiana

 

Radio Republik Indonesia di Jakarta (RRI Jakarta)

Minggu,14 Januari 2018

Tinggalkan Balasan