Tegakkan Keadilan Bagi Korban Perdagangan Manusia

  • Post author:
  • Post published:15 Oktober, 2016
  • Post category:Tak Berkategori
  • Post comments:0 Comments

Hukum Berat Pelaku Perdagangan Manusia dan Berikan Ganti Rugi Bagi Korban
Jakarta, 3 Oktober 2016. Keluarga korban perdagangan manusia, Yufrinda Selan dan Dolfina Abuk bersama KABAR BUMI (Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia) anggota JBMI (Jaringan Buruh Migran Indonesia)
menggelar Aksi malam lilin dan do’a lintas agama di depan Istana Negara.

palu-keadilan

Iweng Karsiwen ketua KABAR BUMI menyampaikan aksi ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Yufrinda Selan, Dolfina Abuk dan seluruh korban perdagangan manusia, yang menjadi tumbal Negara akibat kemiskinan. Aksi ini
juga bentuk keprihatianan kepada pemerintah yang tidak serius dalam menangani dan mencegah kasus perdagangan manusia yang semakin meluas.

Sejak kematian Dolfina (7/4/2015) Kapolda NTT sudah menetapkan 3 tersangka dari kasus Dolfina. Mabes Polri juga telah menetapkan 10 tersangka dari kasus Yufrinda (9/7/2016). Namilun, sampai saat ini masih belum ditentukan tanggal sidangnya.

Inosentius Naitio ketua FMN Kupang yang juga pendamping keluarga korban, turut menyampaikan beberapa tuntutan keluarga:
– Usut kasus Yufrinda dan Dolfina dengan tuntas dan serius.
– Investigasi penyebab kematian.
– Hukum dan tutup Agen, PJTKI dan Mafia yang telah memalsukan data dan memberangkatkan yufrinda dan Dolfina lewat jalur tidak resmi.
– Berikan gaji dan hak-hak korban yang belum terbayar selama bekerja di majikan.
– Berikan asuransi penuh bagi korban.

Acara yang digelar dari jam 4 hingga jam 6 ini, dihadiri dari berbagai organisasi, lembaga dan individu yang mendukung perjuangan keadilan untuk korban perdagangan manusia.

Jakarta, 3 Oktober 2016
Karsiwen (Ketua KABAR BUMI)
081281045671

Tinggalkan Balasan